Tidak Mau Miliki Perut Buncit? Yuk Perhatikan Kondisi Tidur
![]() |
| Sumber: google.com |
Dari keseluruhan bagian tubuh, tidak bisa dipungkiri bagian
perut lah yang menjadi salah satu bagian yang sulit dikontrol untuk tetap
ideal.
Banyak cara yang bisa Kamu lakukan untuk memerangi perut
buncit, dilansir dari AsiaOne, salah satunya dengan cara memperhatikan kondisi
tidur.
Penasaran? Yuk simak lebih lanjut!
Tidur Kondisi Dingin
Perlu diketahui, tidak semua lemak itu buruk. Bahkan, Kamu
membutuhkan jenis lemak tertentu untuk membantu menurunkan berat badan.
Lemak cokelat, juga dikenal sebagai brown adipose tissue
(BAT), adalah lemak dalam tubuh yang menggunakan energi untuk menyesuaikan diri
dengan lingkungan.
Lemak ini dapat diaktifkan pada suhu dingin sebagai 'jaket
pemanas internal'. Untuk menghasilkan lebih banyak sel lemak cokelat dan
membakar kalori, tidur dengan suhu dingin sebenarnya dapat membantu Anda
menurunkan beberapa kilo dan membuat lebih sehat.
Memiliki lebih banyak lemak cokelat akan mengakibatkan
kurangnya jaringan adiposa putih (WAT), yang disebut lemak putih. Lemak putih
menyimpan energi dari makanan yang Kamu makan. Nah lemak perut biasanya juga
disebut sebagai lemak putih.
Tidur Dalam Keadaan Gelap Total
Tentu saja kebanyakan dari orang tidur dalam kegelapan,
tetapi yang kita maksudkan adalah kegelapan total dan absolut.
Ini agar dapat membantu tubuh menghasilkan melatonin, hormon
yang mendorong tidur lebih efisien. Penelitian telah menunjukkan bahwa produksi
melatonin sensitif terhadap cahaya, dan bahkan sedikit paparan dalam waktu
singkat dapat menghambat produksinya.
Ini adalah masalah karena melatonin mempengaruhi metabolisme
tubuh, khususnya dalam proses mengubah lemak coklat menjadi lemak putih.
Dengan demikian, mengurangi paparan cahaya baik dari dalam
maupun luar ruangan dapat benar-benar mendukung penurunan berat badan.
Minum Teh Hijau Sebelum Tidur
Mungkin Kamu pernah mendengar yang ini sebelumnya, tetapi
mungkin tidak tahu bahwa sebenarnya minum teh hijau di malam hari memiliki
manfaat lebih.
Mungkin tampak berlawanan dengan informasi dimana biasanya
harus menghindari minum yang mengandung kafein, tetapi teh hijau mungkin
sebenarnya lebih ramah terhadap tidur daripada yang Kamu kira dan itu jelas
ramah-diet.
Teh hijau mengandung banyak senyawa yang dapat membantu
membakar lemak. Salah satu antioksidan tersebut adalah epigallocatechin gallate
(ECGC), yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
Senyawa ini bahkan dapat bekerja bahu-membahu dengan kafein,
yang juga merangsang penurunan berat badan dengan lemak coklat. Sementara
kafein membuat tetap sehat, kafein dalam teh hijau hanya ada pada sepertiga
kafein dalam secangkir kopi.
Matikan Ponsel
Menurut peneliti, anak-anak dengan satu atau lebih perangkat
elektronik di kamar tidur lebih cenderung mengalami obesitas. Ini terkait
dengan aktivitas fisik dan kurangnya tidur yang terganggu. Tubuh sering mencoba
untuk menebus kekurangan tidur dengan makan berlebihan ketika hormon kelaparan
ghrelin, meningkat.
Kenaikan berat badan mungkin juga disebabkan oleh cahaya biru
yang dipancarkan dari smartphone. Cahaya biru menghambat produksi melatonin,
seperti halnya cahaya kamar tidur atau dari luar ruangan. Jadi alangkah
menguntungkan untuk menjauhkan barang elektronik tersebut sebelum tidur.
Tidur Lebih Awal
Seperti proses tubuh lainnya, seseorang akan membakar kalori
saat tidur. Bahkan ketika Kamu merasa tidak melakukan apa-apa. Faktanya, tubuh
membakar lebih banyak kalori saat tidur nyenyak daripada saat hanya berbaring
di tempat tidur.
Bagian yang paling menakjubkan adalah semakin baik dan lama
Anda tidur maka akan semakin banyak kalori yang terbakar. karena tidur nyenyak,
juga dikenal sebagai tahap tidur Rapid Eye Movement (REM), adalah saat otak
paling aktif.
Ketika otak menggunakan energi ini, tubuh akan terus menerus
menghasilkan glukosa untuk memicu aktivitas bahkan ketika Anda sedang tidur.
Rata-rata, seseorang dengan berat 52 kilo gram akan kehilangan sekitar 42
kalori per jam tidur.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar