Heboh! Berita Hoax Kemasan Galon Guna Ulang, Ini Tanggapan BPOM

Twitter.com

Berita hoax itu disebutkan Ahli Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Iwan Nefawan, meminta untuk Kemenkes desak pihak BPOM agar segara mengeluarkan aturan bagi produsen makanan, minuman dan obat-obatan lalu memberi label peringatan konsumen pada kemasan yang mengandung BPA.

Tak diam saja, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan kembali bahwa meski kemasan itu mengandung bahan bisphenol A (BPA). Galon guna ulang yang sering digunakan oleh masyarakat sudah memenuhi syarat ambang batas.

"Hasil uji kemasan pangan dari plastik PC, sampai saat ini kadar BPA-nya masih memenuhi syarat ambang batas dan aman untuk digunakan," ujar Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM, EmaSetyawati, Rabu (30/12/2020).

Hal itu disampaikan Ema terkait beredarnya lagi hoax di media sosial yang menyuarakan bahaya penggunaan galon yang mengandung BPA bagi kesehatan bayi, balita dan ibu hamil.

Ema mengatakan air minum dalam kemasan (AMDK) terdiri dari empat jenis, yaitu air mineral, air demineral, air mineral alami, dan air embun. Dan keempat jenis AMDK diatas harus memenuhi syarat yang tercantum dalam SNI.

"Selama memenuhi syarat SNI tentu saja aman. Sesuai namanya air minum dalam kemasan, maka kemasannya pun harus aman," katanya.

Sumber: Detik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terbongkar! Ini Pengakuan Pedagang Kulit Harimau

Dua Sindikat Spesialis Pembobol Bank Sudah Diamankan oleh Polisi

Ultah Jordi Onsu Di Singapura Dikabarkan Telan Biaya Miliaran Rupiah